M2255

14th May 2024

Kekurangan Persediaan di Kapal

Laporan Awal

Pelapor memberi tahu CHIRP bahwa awak kapal pengangkut curah telah kehabisan makanan. Ketika beberapa anggota awak mengunjungi misi pelaut, mereka menerima pasokan makanan yang sudah kedaluwarsa dari sebuah supermarket lokal dengan harga yang lebih murah untuk awak. Pelapor menyatakan bahwa awak kelaparan karena tidak ada persediaan di kapal.

Laporan tersebut meminta CHIRP untuk campur tangan dan memberitahu pihak berwenang untuk memeriksa status makanan di kapal.

CHIRP menghubungi Pemeriksa Negara Pelabuhan, dan sebuah penyelidikan dilakukan.

Komentar CHIRP

Semua Negara Bendera mengamanatkan persyaratan minimum untuk persediaan makanan harian awak, yang harus tercermin dalam anggaran perusahaan. Ini termasuk mengalokasikan alokasi cadangan untuk persediaan penting ketika mungkin ada ketidakpastian dalam rotasi pelabuhan kapal dan akses ke penyedia yang baik.

Penyediaan makanan berkualitas rendah dan murah bukan hanya menyebabkan pemborosan yang lebih tinggi tetapi juga menimbulkan risiko kesehatan jangka panjang bagi awak, termasuk peningkatan tingkat diabetes, obesitas, dan masalah jantung. Kekurangan makanan bagi awak adalah hal yang tidak dapat diterima sama sekali dan seharusnya hanya terjadi dalam keadaan yang luar biasa.

Kapten dan awak gagal memberikan perhatian yang memadai terhadap persediaan, aspek penting untuk memastikan kelautan kapal. Jumlah makanan yang diperlukan harus dinilai berdasarkan ukuran awak, pola perdagangan, dan ketersediaan perusahaan pemasok makanan yang sesuai. Mengabaikan penilaian ini dapat mengakibatkan konsekuensi yang parah bagi kesehatan dan moral awak.

Membeli makanan yang sudah kedaluwarsa atau dengan harga diskon menunjukkan bahwa anggaran makanan didorong oleh langkah penghematan biaya daripada memprioritaskan kesejahteraan awak. Praktik ini tidak dapat diterima dan mengorbankan keselamatan dan kesejahteraan mereka yang ada di kapal.

Masalah Utama terkait dengan laporan ini

Kemampuan – Kapten biasanya bertanggung jawab untuk memeriksa kualitas dan kuantitas makanan di kapal. Ini membutuhkan perhatian yang cermat terhadap persyaratan dan kerja sama yang erat dengan koki. Seberapa baik Anda mengelola pekerjaan ini? Apakah Anda merasa anggaran persediaan Anda terlalu ketat untuk memesan makanan berkualitas baik?

Kemampuan – Apakah koki di kapal Anda memegang sertifikat memasak yang sesuai? Apakah ada kursus pembaruan reguler yang dapat diikuti? Seberapa bervariasinya makanan Anda?

Pemberitahuan – Jika Anda merasa bahwa kualitas dan kuantitas makanan Anda tidak mencukupi, apakah Anda akan menghubungi DPA Anda?

Budaya – Menyediakan jenis makanan yang tepat menciptakan atmosfer sosial yang baik dan merupakan bagian dari budaya sosial yang baik di kapal. Silakan lihat proyek The Social Integration Matters (SIM), yang dilakukan oleh The International Seafarers Welfare Assistance Network (ISWAN).

  • Budaya
  • kemampuan
  • Peringatan

Up next: